TAHBISAN 11 DIAKON BARU

diakonat

PROFIL PARA FRATER DIAKON

 

Telah ditahbiskan menjadi diakon, ke-11 frater dari 4 Kongregasi/tarekat dan 1 Keuskupan:

  1. Dua frater dari Konggregasi Misi (CM)
  2. Dua frater dari Konggregasi Murid-murid Tuhan (CDD)
  3. Satu frater dari Ordo Karmel (O.Carm)
  4. Empat Frater dari Serikat Sabda allah (SVD)
  5. Dua Frater dari Keuskupan Agung Samarinda

 

  1. Fr. Antonius Wiwit Subagyo, CM

Frater Wiwit lahir di Donomulyo, 22 Desember 1986. Ia adalah anak pertama dari 2 bersaudara, pasangan Bpk Mateus Suratman & Ibu Chatarina Sarti. Frater Wiwit berasal dari Paroki Ratu Damai Purworejo, Donomulyo, Keuskupan Malang. Ia pernah menjalani pendidikan di Seminari Menengah St. Vinsensius A Paulo, Garum, Blitar.

Selepas lulus dari seminari menengah, Frater yang makannya banyak tapi tetap langsing ini menjalani pembinaan calon imam di Seminarium Internum Kongregasi Misi. Setelah itu, frater yg hobi main kartu remi ini melanjutkan pendidikan calon imam di Seminari Tinggi CM dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Masa pastoral paroki ia jalani di Paroki Salib Suci, Cilincing, Jakarta Utara, Keuskupan Agung Jakarta. Pastoral kategorial yang sekaligus sebagai persiapan kaul kekal ia jalani di Seminari Menengah St. Yohanes Maria Vianney, Sintang, Keuskupan Sintang, Kalimantan Barat. Motto Panggilan: Satu hal yang ku rindu, berdiam di rumah-Mu ya Tuhan seumur hidupku.

 

  1. Fr. Emmanuel Ditia Prabowo, CM

Frater ini biasa dipanggil Fr. Didit. Ia adalah putra dari Pasangan Bpk. David Slamet & Ibu Yuliana Rismiyati. Frater yang hobi bermain musik dan menciptakan lagu ini lahir di Cepu, 18 November 1986. Frater Didit berasal dari Paroki St. Willibrordus, Cepu, Keuskupan Surabaya. Pencipta lagu berjudul “Jadikan Hidupmu Berarti” ini menjalani pendidikan bersama-sama Fr. Wiwit sejak seminari menengah di Garum, Blitar hingga saat ini (hanya beda tempat pastoral saja).

Frater Didit menjalani tahun pastoral paroki di Paroki Kristus Terang Dunia, Tofoi, Papua Barat, Keuskupan Sorong-Manokwari. Selanjutnya, Frater brewok ini menjalani pastoral kategorial di SMAK St. Louis 1, Surabaya. Kini ia kembali melanjutkan studi S2 di STFT Malang. Motto Panggilan: Yoh 17:23 Aku di dalam mereka dan Engkau di dalam Aku supaya mereka sempurna menjadi satu, agar dunia tahu, bahwa Engkau yang telah mengutus Aku b  dan bahwa Engkau mengasihi mereka, c  sama seperti Engkau mengasihi Aku.

 

  1. Fr. Kardiaman Caverius Simbolon, O.CARM

Frater Kardiaman lahir di Parsiroan, 11 Juni 1987. Putra dari Pasangan Bpk. Pandapotan Simbolon & Ibu Ani Sinaga berasal dari Paroki Maria Dari Gunung Karmel, Tigalingga, Sumatera Utara, Keuskupan Agung Medan. Frater yang hobi membaca dan menulis tetapi pendiam ini menjalani pendidikan awali calon imam di Postulat “Nabi Elia” Sidikalang, Sumatera Utara. Masa Novisiat dijalani selama dua (2) tahun di Novisiat Karmel Batu. Frater berdarah batak ini menjalani masa pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Karmel Beato Titus Brandsma dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang.

Tahun pastoral dijalani di Paroki St. Maria Ratu Para Rasul, Curahjati, Banyuwangi, Keuskupan Malang. Motto Panggilan:

 

  1. Laurentius Fol Piluit, CDD

Frater Fol adalah yang paling tua dari antara para diakon yg akan ditahbiskan hari ini. Ia lahir dari pasangan Bpk. Subiantoro & Ibu Lany Sulistiyowati. Frater Fol berasal dari Paroki St. Paulus Nganjuk, Keuskupan Surabaya. Sebelum mendaftar menjadi calon imam Konggregasi Murid-murid Tuhan (CDD), Fr. Fol pernah kuliah di Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya dan bergelar Sarjana Ekonomi. Selepas kuliah dan bekerja, Frater kelahiran Nganjuk 6 Juni 1981 ini, meninggalkan keluarga dan sahabat kenalan dan menjalani pembinaan awali di Postulat Stella Maris Malang. Masa Novisiat dijalani di Novisiat CDD Batu. Setelah itu, Frater mantan ketua BPM STFT ini menjalani masa pendidikan calon imam di Seminari Tinggi CDD, Malang dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang.

Tahun pastoral dijalani di Paroki Gembala Baik, Lubuk Pakam, Keuskupan Agung Medan. Motto panggilan: Akulah Gembala yang Baik (Yoh 10:11)

 

  1. Yustinus Jabur, CDD

Frater Yustinus Jabur biasa dipanggil Frater Justin oleh teman-teman seangkatannya. Putra dari pasangan Bpk. Romanus Barus & Ibu Katarina Wie lahir di Manggarai, pada tanggal 5 Maret 1988. Frater yang gemar bermain bulutangkis ini pernah menjalani pembinaan awali sebagai calon imam di Postulat Stella Maris Malang tahun 2006-2007. Masa Novisiat dijalani di Novisiat CDD Batu. Setelah itu, Frater berdarah Flores-Manggarai ini menjalani masa pendidikan calon imam di Seminari Tinggi CDD, Malang dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang.

Tahun pastoral paroki ia dijalani di Paroki St. Petrus Tuban, Keuskupan Surabaya. Frater Justin meyakini bahwa Tuhan akan selalu menyertai dan memberkatinya dalam menjalani panggilan. Karena itu ia memilih Flp 4:11 sebagai Motto Panggilannya, “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku”

 

  1. Pius Norfiansyah, SVD

Frater yang pernah menjalani tahun Pastoral paroki di Paroki St. Yoseph Lawe Desky, Aceh Tenggara ini biasa dipanggil Frater Norfi. Frater Norfi merupakan Putra dari pasangan Bpk. Ibnur (Alm) & Ibu Elisabeth Lupus. Putra Dayak Kal-Teng yang berasal dari Paroki St. Yosep Kudangan-Lamandau, Kalteng, Keuskupan Palangkaraya lahir di Kudangan, 2 Maret 1985. Alumnus Postulat Stella Maris angkatan 2004 ini menjalani tahun Novisiat di Novisiat Batu. Setelah itu melanjutkan masa pendidikan calon imam di Seminari Tinggi Surya Wacana SVD dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Dengan suasana hati yang damai, frater Norfi menjalani dan menghidupi Motto Panggilannya yang iakutip dari Pengkotbah : “Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya (Pkh 2:11a)

 

  1. HENDRIKUS I WAYAN HERIYANTO SVD

Frater dengan senyumnya yang khas ini lahir di Ekasari, pada tanggal 7 Mei 1987. ayahnya I Ketut Yatna & Ibu Christina Ni Ketut Rastiti memberi nama panggilan untuk Putra kesayangan mereka Wayan. Frater Wayan mengawali pembinaan calon imam di Seminari Menengah “Roh Kudus” Tuka, Bali. Setamat SMA Seminari, Frater yang kental dengan logat Balinya ini, melanjutkan ke Postulat Stella Maris Malang. Selama 2 (dua) tahun menjalani pembinaan di Novisiat SVD Batu. Masa skolastikat dijalani selama 4 tahun di Seminari Tinggi Surya Wacana SVD dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Frater yang sejak kecil bercita-cita menjadi misionaris ini menjalani tahun pastoral paroki di Paroki St. Josef Freinademetz, Telok, Katingan, Kalteng, Keuskupan Palangkaraya. Motto Panggilan: bertolaklah ke tempat yang lebih dalam

 

  1. Fr. VINCENTIUS RADITYA KURNIADI, SVD

Putra pasangan Bpk. Antonius Koentjoro (Alm) & Ibu Christina Indrawati ini lahir di Ibu Kota Negara Indonesia, Jakarta pada Tanggal 3 JUNI 1987. Frater yang irit bicara ini pernah bersekolah di: SDK Santo Yosef, Surabaya; SMPK Santo Yosef, Surabaya. Saat kelas 3 SMP, Fr. Radit menyatakan keinginannya kepada kedua orang tuanya untuk melanjutkan ke Seminari Menengah St. Vinsensius A Paulo Garum, Blitar. Di seminari inilah frater ini dikenal kenal dengan sebutan Abu. Setelah menyelesaikan pendidikan di seminari menengah, Fr. Radit melanjutkan panggilannya sebagai calon imam di rumah pembinaan calon imam SVD di Novisiat Roh Kudus, SVD, Batu. Masa skolastikat dijalani di Seminari Tinggi Surya Wacana SVD dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Frater yang saat ini sedang sibuk mempelajari Bahasa Jepang ini menjalani tahun pastoral paroki di Paroki Tritunggal Mahakudus, Tuka, Bali, Keuskupan Denpasar. Dengan semangat yang menggebu-gebu, sebagimana para misionaris pendahulu, Fr. Radit dengan langkah yang mantap dan keyakinan yang pasti, menghidupi Motto Panggilannya: Tuhan Engkau tahu, bahwa aku mengasihu Engkau (Yoh 21:17).

 

  1. Fr. YOHANES DONI, SVD

Frater yang jago dalam bermain piano ini merupakan alumnus Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang tahun 2002-2006. Putra pasangan bpk. Remigius Nyoman Sukarsono, & Ibu : Veronika Ketut Marwati lahir di Denpasar, 31 Oktober 1987.

Setelah menamatkan pendidikan calon imam di seminari menengah, Fr. Doni melanjutkan panggilannya sebagai calon imam di rumah pembinaan calon imam SVD di Novisiat SVD, Batu. Masa skolastikat dijalani di Seminari Tinggi Surya Wacana SVD dan Sekolah Tinggi Filsafat Teologi Widya Sasana Malang. Frater yang juga pandai dalam menciptakan lagu ini menjalani tahun pastoral Paroki St. Markus Melak, Kutai Barat, Kaltim, Keuskupan Agung Samarinda. Motto Panggilannya: “Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberikan kekuatan kepadaku” (Flp 4:13).

 

  1. Fr. HILARIO DIDAKUS NENGA NAMPAR, Pr

Frater Rio lahir di Samarinda, 26 Agustus 1989. Ia adalah putra Paroki Katedral St. Maria Penolong Senantiasa, Samarinda, Keuskupan Agung Samarinda. Frater Rio adalah buah kasih dari pasangan & Ibu Lorentina Mas Vida & (Alm) Bpk. Yohanes Don Bosko Nampar. Pendidikan yang pernah ditempuh Fr. Rio adalah sebagai berikut:

SD       : SDK WR Soepratman, Samarinda

SMP    : Seminari Menengah St. Yohanes Berchmans Todabelu-Mataloko, Flores-NTT

SMA   : Seminari Menengah St. Yohanes Berchmans, Todabelu-Mataloko, Flores-NTT

Selepas SMA, menjalani panngilan di rumah pembinaan tahun Rohani Interdiosesan Giovanni (tahun 2007-2008) dan Seminari Tinggi Interdiosesan Giovanni Malang (tahun 2008-2012). Tahun pastoral dijalaninya di Seminari Menengah St. Yohanes Don Bosko, Samarinda, Keuskupan Agung Samarinda. Frater penggila bola ini juga adalah seorang Aremania. Tanpa ragu-ragu, Fr. Rio menjawab panggilan Tuhan dengan Motto panggilannya:”…Tetapi karena Enghkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga” (Luk 5:5).

 

  1. Fr. ZAKEUS DAENG LIO, Pr

Frater yang hobi membaca dan berolahraga ini lahir di Flores Timur, 23 Agustus 1987. Frater Daeng berasal dari Paroki St. Yoseph Bontang, Kaltim, Keuskupan Agung Samarinda. Ia lahir dari pasangan Bpk. Cornelius Durun Lio & Ibu Bernadete Nini Kelen. Pendidikan yang pernah ditempuh Fr. Daeng adalah sebagai berikut:

SD       : SDN 54, Sangkulirang, Kal-Tim

SMP    : SMP Karya Bakti, Yayasan Al-Ihsan, Sangkulirang

SMA   : Seminari Menengah St. Yohanes Don Bosko, Samarinda

Setelah menyelesaikan Program S1 di Seminari Tinggi Projo Giovanni dan STFT Widya Sasana. Malang, Frater Daeng menjalani tahun pastoral di Paroki Alleluya, Tanah Paser, Kaltim, Keuskupan Agung Samarinda. Motto Panggilan: “ Tuhan Engkau tahu bahwa aku mengasihi Engkau (Yoh 21:17).

 

NB:

  1. HP dimatikan/ di-silent
  2. Misa dipimpin Mgr. Herman Yosep Pandoyoputro, O.Carm
  3. Yang diperkenankan menerima komuni …
  4. Sambutan Fol